Oke brother and sister kita semua ada di Bandungggggggggggg hehehe (lebay deh Penulis-nya). Maklum, selain Penulis jarang post tempat jajan yang merupakan Jajanan Kita alias JK (tapi bukan JK capres lho) di Bandung, tapi ini juga merupakan kunjungan pertama penulis ke Ngopi Doeloe. Wah pasti diketawain deh sama orang Bandung….. Simak terus sampe bawah ya !

Ngopi Doeloe, atau biasa disingkat Ngopdul, adalah cafe yang menurut Penulis memiliki genre Stop-spot. Stop-spot adalah genre suatu tempat yang dapat membuat pengunjung betah berlama-lama disana sembari melakukan suatu aktifitas. Bisa dibilang, Ngopdul merupakan saingan Stop-spot lainnya semacam Starbucks, J.Co, atau bila di Bogor ada Coffee Stop (silahkan baca lengkapnya di artikel blog ini).
Sepengetahuan penulis (yang tidak diragukan kebenarannya berhubung Penulis adalah orang asli Bandung), Ngopi Doeloe sudah memiliki dua buah tenant atau tempat di Kota Bandung. Satu terletak di Jl Purnawarman 24-26 (sebelah Gramedia seberan BIP) dan lainnya terletak di Jl. Banda atawa tukangeun Gedong Sate (atau dibelakang Gedung Sate). Alhamdulillah, Penulis berkesempatan untuk berkunjung ke kedua tempat tersebut.
Ngopi Doeloe – Banda
Menurut Penulis, Ngopdul yang terletak di Purnawarman merupakan pusatnya, karena ditilik dari lokasi yang jauh lebih luas dan feature santapan yang disediakan jauh lebih lengkap dari Ngopdul yang terletak di Banda (hanya ada minuman saja). Mungkin Ngopdul di Banda lebih pas untuk kalangan pekerja, atau bagi Anda yang tidak butuh keramaian tetapi ingin suasana yang berbeda. Sebab, Ngopdul Purnawarman cenderung dikunjungi oleh individu atau kelompok yang ingin fun.
Ada apa aja emang disini ?
Secara umum, Ngopi Doeloe sangat mengutamakan pelayanan dan meng-unggul-kan kopi mereka. Membaca tabel menu mereka, hmmmm, banyak banget jenisnya !
Frozen Orange Coffe & Frozen Ice Caramel
Frozen Ice Caramel, Frozen Orange Coffee, dan Frozen Avocado adalah daftar minuman unggulan yang telah dicoba oleh Penulis. Hasilnya ? Everythings perfect !
Untuk makanan, dari beragam jenis yang ditawarkan dapat disimpulkan bahwa mereka mengutamakan makanan-makanan ringan dan ‘sekedar menemani nongkrong’ alias bukan makanan berat.
Penulis tidak menganjurkan bagi Anda yang sedang kelaperan berat dan hampir mati untuk mamir kesini, karena yang ada Anda akan mati beneran dengan perut penuh kopi ! Hehehe
Soal harga ?
Hahaha, lagi-lagi harga. Jelas jika dilihat dari market yang ada, Ngopi Doeloe memiliki pasar yang luas. Dari kalangan pelajar, hingga manula yang masih suka mencoba rasa kopi aneh-aneh (mungkin diracuni cucu nya).
So, jangan begitu mengkhawatirkan harga. Terjangkau dengan rata-rata Rp. 15.000 up to Rp. 25.ooo untuk satu unit. Lagipula kan rasa adalah segalanya….














Sop Buah Pak Ewok ialah semacam kafe yang (maybe) bisa dikategorikan sebagai restoran dengan menyajikanmenu sop buah sebagai ciri khas nya.




Seperti warung makanan pinggir jalan lainnya, disini pun kita selalu disuguhi segelas teh tawar hangat sebagai minuman gratis. Yaaaaaa, itung itung ga perlu beli lagi ya kan ?



Komentar Terakhir